“Serpong Baru” di Timur Jakarta

serpong baru

Kemacetan mengular tanpa mengenal waktu hampir terjadi setiap hari di jalan tol Jakarta (Cawang)-Cikampek, akses utama dari Bekasi ke Jakarta atau sebaliknya, akhirakhir ini. Antrean panjang terutama terjadi di jalur tol sepanjang Cawang-Cikarang (Bekasi). Salah satu penyebabnya pembangunan empat proyek infrastruktur yang dilaksanakan bersamaan. Yaitu, jalan tol layang Jakarta- Cikampek, jalur kereta ringan alias light rail transit (LRT) Cawang-Bekasi Timur, jalur kereta cepat Jakarta-Bandung, serta jalan tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 Cibitung- Cilincing dan ruas Cibitung-Cimanggis (25 km) yang bertemu di simpang susun Cibitung, km 25 tol Jakarta–Cikampek.

Tapi, kemacetan itu hanya sementara. Setelah semua proyek infrastruktur itu selesai, lalu lintas Jakarta-Bekasi diharapkan lebih lancar. Tol layang Jakarta-Cikampek (36,4 km) yang dimulai dari simpang susun Cikunir dan berakhir di pintu tol Karawang Barat yang dimaksudkan untuk mengurangi kemacetan tol Jakarta-Cikampek eksisting, memiliki tujuh pintu: Bekasi Barat, Bekasi Timur, Tambun, Cibitung, Cikarang Utama, Cikarang, dan Cikarang Pusat. Proyek tol dengan investasi Rp16,2 triliun itu diharapkan beroperasi April 2019.

 

Baca selengkapnya di Majalah HousingEstate Edisi November 2017, dapatkan di toko buku atau agen terdekat. (Lihat: Daftar Retailer) atau Unduh versi digitalnya Scoop.


Leave a Reply