Rumah Tumbuh Dua Lantai

majalah

Konsultasi Properti

Saya memiliki tanah kosong dengan ukuran 7 x 18 m2 di dalam klaster perumahan. Saya ingin membangun rumah di atas tanah itu karena rumah yang kami tempati sekarang sangat sempit dan kurang sesuai dengan kondisi keluarga kami sekarang. Mohon saran desain yang terbaik untuk rumah dengan 3 kamar tidur, ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, dan dapur. Anggaran kami terbatas, oleh karena itu saya berharap desain ini memungkinkan kami untuk menambah ruangan suatu saat nanti saat kami memiliki kebutuhan dan dananya. Kami sekeluarga menyukai desain yang selama ini ditampilkan di rubrik rancang bangun.

Syukri
Bekasi, Jawa Barat

Terima kasih bapak Syukri sekeluarga atas apresiasinya. Berdasarkan kebutuhan yang diinginkan bapak, kami desainkan rumah tinggal dalam bangunan dua lantai. Ada dua alasan utama mengapa kami mengusulkan solusi bangunan dua lantai. Yakni, proyeksi anggaran jangka panjang yang lebih murah. Tentu bangunan satu lantai pasti akan lebih murah di awal, namun risikonya saat akan menambah atau merenovasi rumah ke atas, Anda harus membuang atap dan banyak pekerjaan konstruksi lain. Ini secara jangka panjang akan jauh lebih mahal. Kedua, bangunan dua lantai otomatis akan menggunakan tanah sebagai dasar bangunan dengan lebih efektif dan efisien. Persentase lahan yang tidak terbangun tetap tinggi. Hal ini akan berdampak baik pada lingkungan, yaitu untuk menambah area resapan air dan juga bisa anda fungsikan sebagai taman bermain dan apotek hidup.

 

Baca selengkapnya di Majalah HousingEstate Edisi Oktober 2016, dapatkan di toko buku atau agen terdekat. (Lihat: Daftar Retailer) atau Unduh versi digitalnya WayangForce & Scoop.


Leave a Reply