HK Realtindo, Masuk Seluruh Lini Properti

Untitled-1

Sepuluh proyek yang dikembangkan mencakup properti high rise, perumahan, dan properti komersial untuk disewakan.

Awalnya HK Realtindo (HKR) adalah divisi properti PT Hutama Karya (Persero), Tbk. yang dibentuk untuk mengelola aset-aset properti milik induknya itu. Ada yang berupa tanah dan unit-unit apartemen di sejumlah lokasi di Jakarta. Sebagian aset tersebut didapat Hutama Karya (HK) dari pengusaha yang proyeknya digarap HK sebagai kontraktor saat krisis 1998 dan tahun-tahun sesudahnya. Karena kesulitan keuangan mereka membayar HK dengan aset properti. Menara Rajawali, Kemayoran, dan Bakrie Tower, Kuningan, keduanya di Jakarta, termasuk dua dari sekian proyek yang dibayar dengan unit apartemen. Baru pada 10 Mei 2010 HKR berdiri sendiri.

Saat masih divisi properti, sudah dua perumahan yang dikembangkan dengan nama Puri Hutama, masing-masing di Klaten, Jawa Tengah, dan Bekasi, Jawa Barat. Keduanya untuk segmen pasar menengah bawah. Tidak lama setelah HKR terbentuk keluar instruksi dari Kementrian BUMN agar perusahaan pelat merah mengembangkan aset-asetnya, tidak menjual mentah. Maka tahun 2010 itu HKR langsung memulai proyek pertama The H Tower di Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta. Lokasinya persis di belakang RS Metropolitan Medical Center (MMC) meneruskan proyek orang lain yang tersendat. Bangunan single tower setinggi 30 lantai itu dikembangkan untuk apartemen, kondotel, dan perkantoran. Kondotelnya dikelola The Ascot dengan brand Citadines.

 

Baca selengkapnya di Majalah HousingEstate Edisi April 2017, dapatkan di toko buku atau agen terdekat. (Lihat: Daftar Retailer) atau Unduh versi digitalnya WayangForce & Scoop.


Leave a Reply