Hari Raharta Sudradjat Sukses di Bisnis dan Organisasi

hari-raharta-sudradjat-sukses-di-bisnis-dan-organisasi

Developer Jakarta yang mengembangkan properti di kota-kota lain di luar megapolitan Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek) makin banyak. Sebaliknya developer dari kota besar lain yang melakukan ekspansi bisnis ke Jabodetabek masih bisa dihitung dengan jari. Salah satunya Margahayuland Developmet yang dipimpin Hari Raharta Sudradjat. Sebagai Presdir dan Komisaris di beberapa perusahaan yang tergabung di dalamnya, ia ingin membawa perusahaannya yang besar di Bandung, Jawa Barat, menjadi pemain properti nasional dan global yang fokus pada tiga pilar bisnis: mixed use, township, dan hospitality. Karena itulah ia berekspansi ke Jabodetabek, wilayah pengembangan properti terbesar di Indonesia, sejak sekitar enam tahun lalu.

Proyek properti pertama yang dikembangkannya di Jabodetabek adalah apartemen Menara Latumeten (1.400 unit) di Jl Latumeten, Jakarta Barat, disusul menara apartemen dan kondotel menengah-atas The Somerset Kencana (380 unit) di Jl Sultan Iskandar Muda, Jakarta Selatan, dekat kawasan elit Pondok Indah, serta superblok 19 Avenue (3 ha) di Jl Daan Mogot Km 19, Tangerang, Banten, yang menggabungkan apartemen, mall, hotel, dan gedung perkantoran disatu lokasi.

Menurut Hari, Margahayu masuk ke Jabodetabek awalnya karena tertarik dengan program pemerintah SBY-JK mengembangkan 1.000 tower rumah susun sederhana milik (rusunami). “Sebetulnya kami ingin mengembangkannya di kota Bandung. Karena saat test market responnya kurang, kami putuskan mencari lahan di Jakarta yang pasarnya jauh lebih kuat. Ternyata responnya bagus banget. Makanya, 1.400 unit apartemen di Menara Latumeten itu sold out hanya dalam satu tahun,” katanya.

 

Baca selengkapnya di Majalah HousingEstate Edisi Oktober 2016, dapatkan di toko buku atau agen terdekat. (Lihat: Daftar Retailer) atau Unduh versi digitalnya WayangForce & Scoop.


Leave a Reply