Fokus, Fokus Mengembangkan Apartemen

un1

Perumnas menganggarkan Rp4 triliun untuk menambah stok lahan dan mengembangkan hunian terutama apartemen.

Perumnas tetap fokus dengan misinya mengembangkan hunian untuk kaum menengah bawah (MBR ). Tahun ini disiapkan Rp3 triliun untuk membangun 30.000 unit hunian bersubsidi di berbagai kota seharga Rp130–300 juta/unit. “Sebanyak 10 ribu unit berupa rumah tapak dan 20 ribu unit apartemen,” kata Galih Prahananto, Direktur Korporasi dan Pengembangan Bisnis Perumnas.

Perumnas juga menganggarkan Rp1 triliun untuk menambah stok lahan hingga 400 ha di berbagai lokasi, serta menjajaki kerjasama pengembangan hunian untuk MBR dengan BUMN lain seperti Bank BTN, PT Pertani, dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang memiliki banyak stok tanah. Misalnya, akhir tahun lalu Perumnas meneken kerjasama pengembangan apartemen murah dengan KAI di berbagai stasiun di jalur kereta komuter Jakarta–Bogor.

Dimulai di stasiun Tanjung Barat (1 ha/2 menara/860 unit), Pondok Cina (0,6 ha/2 menara/520 unit) tidak jauh dari kampus UI Depok, dan Bogor (4,2 ha/6 menara/3.600 unit). Apartemen akan dilengkapi dua lantai area komersial semacam mall dan taman rekreasi anak. Pemancangan tiang pertama (ground breaking) diharapkan kwartal pertama tahun ini dengan serah terima unit 2,5–3 tahun kemudian.

 

Baca selengkapnya di Majalah HousingEstate Edisi April 2017, dapatkan di toko buku atau agen terdekat. (Lihat: Daftar Retailer) atau Unduh versi digitalnya WayangForce & Scoop.


Leave a Reply