Davy Sukamta: Mental Kerja Kita Sangat Perlu Dibenahi

Davy Sukamta

Dalam sekian bulan terakhir terjadi banyak kecelakaan pada proyek bangunan tinggi di Jakarta dan sekitarnya. Mulai dari kebakaran di apartemen Neo Soho (Tanjung Duren, Jakarta Barat) dan Casa Domain (Karet, Jakarta Pusat), robohnya dak lantai dasar kampus D Universitas Gunadarma (Depok, Jawa Barat) saat dicor, ambruknya bekisting (perancah) talang air di proyek kampus UIN (Ciputat, Tangerang Selatan), juga saat dicor, robohnya tangga darurat di apartemen Grand Kamala Lagoon (Bekasi, Jawa Barat), serta ambruknya bangunan konveksi di Jatisampurna (Bekasi, Jawa Barat) dan rumah duka di Penjaringan (Jakarta Utara), sampai kecelakaan “kecilkecil” seperti runtuhnya plafon di ruang tunggu Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, putusnya tali gondola di Intiland Tower dan merosotnya lift di menara BRI II (keduanya di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat). Sebagian kecelakaan itu memakan korban jiwa, sebagian lagi hanya menyebabkan luka-luka. Sebelumnya kecelakaan serupa sudah kerap terjadi, seperti ambruknya rangka atap baja ringan gedunggedung sekolah, putusnya tali lift di Menara Arkadia, Jalan TB Simatupang (Jakarta Selatan) dan apartemen Taman Kemayoran (Jakarta Pusat). Itu belum menyebut kasus ambruknya sejumlah ruko di Jakarta dan di kota-kota lain saat dibangun. Kenapa itu semua bisa terjadi? Yoenazh Khairul Azhar dan Yudiasis Iskandar mewawancarai Davy Sukamta, ahli konstruksi ternama yang juga Ketua Umum Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia (HAKI) 2014–2017 di kantornya di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, pertengahan Januari lalu. Berikut petikannya.

Komentar anda terhadap banyaknya kasus kegagalan konstruksi di Jabodetabek dan kota-kota lain belakangan ini?

Dalam kontrak kerja ada yang namanya gambar dan spesifikasi proyek. Bila kontraktor tidak bisa memenuhinya, itu sudah dianggap kegagalan konstruksi. Kalau sampai proyeknya roboh baik sebagian maupun keseluruhan, itu kegagalan fatal dan tidak wajar sama sekali. Harusnya bisa dihindari, sejak dari perencanaan, pengawasan, sampai konstruksi (pelaksanaan).

 

Baca selengkapnya di Majalah HousingEstate Edisi Februari 2017, dapatkan di toko buku atau agen terdekat. (Lihat: Daftar Retailer) atau Unduh versi digitalnya WayangForce & Scoop.


Leave a Reply