Beli Rumah Saat Bunga Rendah

untitled-1-copy

Sekarang saat terbaik membeli rumah karena bunga bank melandai dan harga rumah stabil.

Seiring makin rendahnya inflasi, bunga bank juga ikut melandai. Sampai September inflasi tahun kalender tercatat 1,97% dan inflasi tahunan 3,07%, terendah sepanjang sejarah Indonesia merdeka. Karena inflasi rendah, bunga BI 7-Day Reverse Repurchase Agreement (Repo), pun bisa dibuat rendah. BI 7-Day Repo Rate adalah instrumen baru Bank Indonesia (BI) untuk mengontrol peredaran uang di pasar sekaligus acuan bunga pasar menggantikan BI Rate, yang berlaku efektif mulai 19 Agustus 2016.

Reverse Repo adalah transaksi penjualan Surat Utang Negara (SUN) oleh BI kepada perbankan dengan perjanjian SUN itu akan dibeli lagi dalam jangka waktu tertentu, paling cepat tujuh hari setelah transaksi, setelah itu setiap tujuh hari berikutnya (14 hari, 21 hari, dan seterusnya). Saat ini tingkat bunga BI 7-Day Repo Rate ditetapkan 4,75% dibanding Mei yang masih 5,5%. Sedangkan BI Rate (berlaku satu tahun) yang selama masa transisi masih dipakai sebagai acuan bersama BI 7-Day Repo Rate, tercatat 6,5%.

Dampak penurunan bunga acuan itu, bunga bank pun ikut menurun. Saat ini suku bunga dasar kredit (SBDK) 10 bank terbesar di Indonesia untuk kredit pemilikan rumah (KPR) tercatat 9,75–11,62% per tahun. Bila setiap bank menambahkan premi resiko 2%, berarti bunga pasar KPR efektif floating hanya 11,75–13,62% per tahun, turun rata-rata sekitar 100 basis poin (1%) dibanding tahun lalu. Dengan SBDK serendah itu, jangan heran banyak bank berani menawarkan bunga promosi yang rendah (di bawah 9% per tahun) fix atau tetap lebih dari dua tahun.

 

Baca selengkapnya di Majalah HousingEstate Edisi Januari 2017, dapatkan di toko buku atau agen terdekat. (Lihat: Daftar Retailer) atau Unduh versi digitalnya WayangForce & Scoop.


Leave a Reply